Butuh Uang Buat Bayar Utang | Tips Melunasi Hutang

Diposting oleh Admin on Minggu, 01 Desember 2013

Selamat Pagi HUtang
Memiliki utang (utang uang maksudnya dalam hal ini), akan membuat seseorang dihantui rasa bersalah. Rasa bersalah ini membuat seseorang memiliki rasa tanggungjawab untuk mengembalikan. Kalau rasa bersalah ini gak ada sama sekali, akan membentuk pribadi yang muka tembok, tidak tahu malu, tidak tahu terima kasih.

Namun di sini lain, jika rasa bersalah ini kadarnya berlebihan, akan membuat apapun upaya atau ikhtiar untuk mengembalikan utang ini jadi berat, sulit, sempit dan sering apes. Karena vibrasi rasa bersalah (guilty feeling) ini bisa dilihat dalam tabel force power David Hawkins sangat rendah, No 2 dari bawah. Akhirnya ya gak bisa mengembalikan.
Waspadai rasa bersalah! Ijinkan ada dalam diri jika kadarnya tepat. Release (bebaskan) jika sudah melampaui kadarnya. Rumus ini berlaku dalam banyak kasus.

Jangan Lupa Berdoa Supaya Hutang Lunas
Dari Ali bin Abi Thalib radhiyallâhu ‘anhu, beliau berkata kepada seorang lelaki, “Aku akan mengajarimu beberapa kalimat yang diajarkan oleh Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam kepadaku. Seandainya dirimu mempunyai hutang sebesar gunung Shîr, Allah ta'ala akan melunasinya untukmu. Ucapkanlah,
اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Allahummakfinii bihalaalika ‘an haroomika, wa aghninii bifadhlika ‘amman siwaak
“Ya Allah, cukupilah aku dengan (rezeki) yang halal, (sehingga aku tidak memerlukan) yang haram, dan perkayalah aku dengan karunia-Mu, (sehingga aku tidak memerlukan) siapa pun, selain diri-Mu.” [Diriwayatkan oleh Ahmad, At-Tirmidzy, dan Al-Hakim. Dihasankan oleh Al-Albany dalam Ash-Shahîhah no. 266]

Demikianlah, semoga yang sedikit ini bermanfaat dan benar-benar bisa membantu anda dalam mengatasi masalah hutang. Dan tidaklah perlu anda merasa kecil hati dengan sedikitnya uang di kocek anda, percayalah, bahwa Allah azza wa jalla mampu menciptakan langit bumi ini sangat berkuasa untuk menolong anda, jika anda mau bersungguh-sungguh memohon kepadaNya. Barakallahu Fiikum.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar